Hai sobat semua..
Semoga kita semua selalu dalam perlindungan dan kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa.
Sehat , selamat serta murah rejeki.
Perkenalkan ,
saya seorang yang masih amat muda , apalagi di dalam dunia Senapan Angin.
namun , bukan sebuah kesalahan kan jika saya menulis-kan blog ini?
Baiklah...,
Siapa yang tidak mengenal Senapan Angin?
Yaps..
Di Nusantara Indonesia kita ini ,
Senapan Angin...,
Tentulah bukan sesuatu yang asing di telinga kita.
Terutama yang hidup sangat dekat dengan pe-desa-an , apalagi di kalangan ABG ( Angkatan Babe Gue ).
Selain memiliki Senapan Angin yang kini tergolong antik , tentulah juga memiliki se-gudang pengalaman ,
baik itu mengenai senapan itu sendiri maupun berburu.
Hm..,
senapan angin...
Sebuah benda yang membuatku jatuh hati sehingga mengantarku membuat blog ini...
Sebuah alat pelontar benda keras berbahan kerja angin ataupun per yang memiliki landasan untuk melesatnya benda keras tersebut.
Namun ,
saat ini , senapan dengan bahan kerja Angin yang menjadi topik , khususnya Senapan Angin buatan Anak Bangsa yang lebih di kenal dengan sebutan : " Senapan Gejluk " .
Mengapa di sebut dengan Senapan Gejluk ?
Itu disebabkan karena pengisian anginnya yang di lakukan dengan meng-gejluk-gejluk kan ( meng-hentak-hentak-kan ) senapan ke arah bawah dengan ujung laras mengarah ke bawah,
Senapan Gejluk banyak di produksi di wilayag Jawa Timur.
Sangatlah banyak produsen Senapan Type ini.
Senapan Gejluk memanfaatkan Angin yang di simpan dan dimampatkan dalam sebuah wadah bebas bocor ( bukan bebas banjir ya.. :D )
kemudian dilepaskan dengan spontan melalui sistem pukul adalah sebagian cara kerja senapan angin ini.
Adalah wadah yang mampu menampung angin dalam jumlah besar ,
bahkan sangat besar..,
karena besarnya angin yang tersimpan,
sampai-sampai wadah berupa tabung penyimpan angin tersebut
juga berukuran panjang.
Senapan Angin dengan daya simpan angin banyak...saking banyaknya daya muat angin yang di-simpan ,
wadah penyimpan angin bisa mencapai 2/3 panjang senapan tersebut.
2/3 panjang senapan adalah wadah penyimpan angin-nya.
Bisa buat berapa kali tembakan ya?
Hi..hi..hi..
Asik ya ?
Jumlah tembakan yang mampu dihasilkan bervariasi..
semua tergantung kepada konstruksi senapan itu sendiri.
Ini penampakan Senapan Angin yang kumiliki.
Senapan saya itu adalah Senapan Gejluk dengan merk LORD , cal 4,5mm.
Popor Model Hunting atau Buru.
Produksi Jawa Timur , tepatnya Sidoarjo.
Yups...
Saya gemar berburu.
Tapi tidak menembak burung berkicau ataupun benda milik orang lain.
Unggas yang layak dan bisa di makan serta hama adalah target saya.
Wadah penyimpan angin yang banyak itu...seperti rujak...manis, asam dan asin..
Namun , walaupun bisa di setting menjadi banyak tembakan ataupun bertenaga besar,.
keselamatan dan kenyamanan diri kita sendiri juga tetap jadi perhatian,
terutama kenyamanan dan keamanan bagi orang lain.
Senapan itu ku dapatkan dari hasil ku berjualan rambutan.
Yups..
Berjualan rambutan putaran ke 2.
Senapan yang membuatku jatuh hati bukan hanya karena tampilannya saja, tapi juga karena Empu Sang Pembuat Senapan yang membuat senapan itu dengan seksama dan penuh penghayatan.
Pembuatnya tidak bersedia membuat senapan dengan di kejar tayang .
Itu salah satu alasanku mengapa menyukai senapan itu.
Alasan lainnya ???
He..he..he...
Mohon maaf ...sepertinya cukup saya pribadi saja yang tau..soalnya " Trade Mark " kata si Om.
Hasilnya ???
Senapan yang tidak asal jadi dan bukan produk massal.
Jadi , jangan terlalu ber-angan-angan jika ingin " LORD Barang Ready Stock ".
Mesti pesan terlebih dahulu.
Tapi tenang..jangan takut tertipu..
Si Om orangnya familiar banget...
Tidak keberatan untuk melayani konsultasi terlebih dahulu.
He..he..he...
Ntar deh saya kasi lihat beberapa Senapan Gejluk buatan kenalan saya itu..
ehem...pantesnya saya sebut " Om " saja kali ya ???
Soalnya orangnya berusia beberapa tahun di atas saya dan sudah ber-rumah tangga..
Dan setelah ini , gak salah dong jika kita melihat dan membaca Peraturan Yang Berlaku di dunia Senapan Angin.
Yuk kita lihat Peraturan yang ada...
Eits...
Di " 2 " ya...
=================================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar